
BOGOR – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bogor mengambil langkah strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) dosennya. LPPM menyelenggarakan “Pelatihan Penulisan Proposal PKM: Tips dan Trik Lolos Hibah Dana Padanan (Matching Fund)” pada hari Jumat, 13 September 2024.
Acara yang digelar secara luring di BCR Class, Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor ini dirancang khusus untuk mendukung penguatan kapasitas dosen dalam penulisan proposal hibah Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan skema kompetitif nasional.
Tujuan utamanya adalah membekali para dosen dengan pengetahuan dan keterampilan praktis agar dapat meningkatkan kualitas proposal yang diusulkan, terutama untuk meraih pendanaan dari skema Dana Padanan (Matching Fund).
Mengupas Tuntas Strategi Bersama Pakar
Untuk membedah strategi lolos hibah, LPPM STP Bogor mengundang narasumber ahli, Bapak Dr. Aminullah STP., M.Si. Beliau saat ini menjabat sebagai Kepala Biro Writing Center di Universitas Djuanda Bogor.
Acara yang berlangsung selama dua jam, dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB, memiliki susunan yang padat. Sesuai agenda, acara diawali dengan doa oleh Bapak Usman, S.ST Par, dan sambutan dari Ketua LPPM STP Bogor.
Dr. Aminullah mendapatkan alokasi waktu inti selama 60 menit (09.20 – 10.20 WIB) untuk memaparkan materi “Tips & Trik Lolos Hibah Dana Padanan”. Sesi ini dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab interaktif selama 30 menit (10.20 – 10.50 WIB), memberikan kesempatan luas bagi para dosen STP Bogor untuk berkonsultasi langsung.
Praktik Terbaik: Inovasi “BISMATH” Universitas Djuanda
Pemilihan narasumber dari Universitas Djuanda sangat relevan, mengingat rekam jejak institusi tersebut dalam program Matching Fund. Salah satu contoh proposal sukses dari Universitas Djuanda adalah proposal Matching Fund 2023 yang berjudul “Pengembangan Teknologi Translator Bahasa Isyarat Simbol Matematis (BISMATH) menggunakan Artificial Intellegence k-Nearest Neighbour (KNN) untuk Siswa Tunarungu”.
Proposal yang diketuai oleh Dr. La Ode Amril, M.Pd. ini mengidentifikasi masalah krusial: belum tersedianya bahasa isyarat untuk simbol-simbol matematis seperti akar, kuadrat, himpunan, dan lainnya di Indonesia. Padahal, hal ini menjadi hambatan besar bagi siswa tunarungu dalam memahami konsep matematika.
Inovasi (rekacipta) yang diusulkan adalah teknologi penerjemah (translator) berbasis AI yang dapat mengkonversi bahasa isyarat simbol matematis. Proyek ini merupakan hilirisasi dari penelitian pengusul sebelumnya yang telah mengembangkan dan mendaftarkan Hak Cipta kamus bahasa isyarat simbol matematis.
Kolaborasi DUDI dan Capaian IKU
Proposal BISMATH ini menggandeng mitra Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI), yaitu PT. Janish Lintas Data , untuk mengembangkan produk akhir berupa media pembelajaran digital yang ramah disabilitas.
Lebih dari sekadar menghasilkan produk, proposal ini dirancang untuk memberikan dampak signifikan terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi. Ini mencakup:
- IKU 2 (Mahasiswa Dapat Pengalaman di Luar Kampus): Melalui program magang industri bagi 5 mahasiswa di PT Janish Lintas Data.
- IKU 4 (Praktisi Mengajar di dalam Kampus): Tenaga ahli dari PT Janish Lintas Data didelegasikan untuk mengajar di beberapa mata kuliah terkait teknologi informasi dan pengembangan media.
- IKU 5 (Hasil Kerja Dosen Digunakan oleh Masyarakat): Produk translator ini akan diuji coba dan diterapkan di Sekolah Luar Biasa (SLB) dan sekolah inklusif.
Melalui pelatihan ini, LPPM STP Bogor berharap para dosennya tidak hanya mampu menyusun proposal yang kuat secara administratif, tetapi juga dapat merancang program berdampak tinggi yang mengintegrasikan tridarma perguruan tinggi dengan kebutuhan industri dan masyarakat, sebagaimana dicontohkan oleh praktik terbaik dari Universitas Djuanda.

